Maknai hidup kita ,,


Hidup itu indah,, tapi dengan catatan kita harus bisa memaknai hidup ini,,

hidup penuh akan makna tapi yang terpenting dari hidup adalah bagaimana kita memaknai tujuan hidup kita.

 

 apa sih makna hidup itu ..???

 

 temanku berkata ,” makna hidup pada hakikatnya adalah bagaimana kita memandang dan menjalani suatu hal yang akan menjadi pedoman serta tujuan kita pada akhirnya” .,

dalam pikiran anda pasti bertanya , ” kenapa sih setiap si bego’ ini posting kog sering ada kata, ” temanku berkata” ,?,

 hahaha,, sudah bego’ sok tau lagi… wkwkwk

 jawabanya adalah karena berkat sahabatnya yang satu itulah, si bego’ bisa posting – posting hal yang tak berguna seperti ini , si bego’ bisa menjadi lebih bego’ berkat si dia. hehehe, #_terima  kasih kawan, engkaulah titik balik bego’ ku.. hehehe

 

akhir kehidupan kita adalah kehidupan di akhirat jadi kita harus memprioritaskan kehidupan akhirat. Bukan berarti meninggalkan kehidupan dunia, tetapi menjadikan kehidupan dunia sebagai bekal menuju akhirat.

sesunguhnya kehidupan di akhirat itu lebih indah dan lebih lama., karena kehidupan di akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya.. akan tapi kebanyakan dari kita justru mengutamakan kebutuhan dunia,, mereka lalai akan kewajibannya.. maka dari itu kita perlu memaknai hidup di dunia yang fana’ ini.

 

buat apa kita memaknai hidup..???

makna hidup sangat lah penting, kita tidak boleh salah pilih dalam mencari makna hidup tersebut,, karena dengan  memahami makna hidup itulah kita dapat menjalani hidup yang lebih bermakna , bermotivasi dan kita tau jalan mana yang benar untuk hidup ini ,,

 

 “Hidupmu indah, bila kau tau, jalan mana yang benar”,, penggalan lagu ini menggerakkan kita supaya kita dapat mengerti serta memilih jalan mana yang benar untuk kita tempuh..

 ,, jadi,, maknailah hidup ini agar kita tidak salah arah dalam melangkah ke tujuan hidup ..

 

 

hidup juga mempunyai makna seperti di bawah ini .,

 

Pertama: Hidup Adalah Ibadah

Pada intinya, arti hidup dalam Islam ialah ibadah. Keberadaan kita dunia ini tiada lain hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Makna ibadah yang dimaksud tentu saja pengertian ibadah yang benar, bukan berarti hanya shalat, puasa, zakat, dan haji saja, tetapi ibadah dalam setiap aspek kehidupan kita.

 

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS Adz Dzaariyaat:56)

 

Kedua: Hidup Adalah Ujian

Allah berfirman dalam QS Al Mulk [67] : 2 yang terjemahnya,

 

”(ALLAH) yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

 

Allah akan menguji manusia melalui hal-hal sebagai berikut sesuai dengan QS Al Baqarah [2]:155-156 sbb,

 

“dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.”

 

Ketiga: Hidup Adalah Sementara

 

Dalam QS Al Mu’min [40]:39, Allah berfirman, “Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.“

 

Dalam QS Al Anbiyaa [21]:35, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.“

 

Agar hidup kita Lebih bermakna maka kita harus Menyelaraskan hidup dengan makna hidup diatas diantaranya dengan cara:

 

1, Jika hidup itu adalah ibadah, maka pastikan semua aktivitas kita adalah ibadah. Caranya ialah pertama selalu meniatkan aktivitas kita untuk ibadah serta memperbaharuinya setiap saat karena bisa berubah. Kedua, pastikan apa yang kita lakukan sesuai dengan tuntunan (ibadah mahdhah) dan tidak dilarang oleh syariat (ghair mahdhah).

2, Jika hidup itu adalah ujian, maka tidak ada cara lain menyelaraskan hidup kita, yaitu menjalani hidup dengan penuh kesabaran.

 

3, Jika hidup ini adalah sementara, maka perlu kesungguhan (ihsan) dalam beramal. Tidak ada lagi santai, mengandai-ngandai, panjangan angan-angan apalagi malas karena kita tidak hidup ini tidak selamanya. Bergeraklah sekarang, bertindaklah sekarang, dan berlomba-lombalah dalam kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s